
Ayah Bunda, momen pembagian rapor sering kali terasa sangat menegangkan. Biasanya, rapor hanya dianggap sebagai selembar kertas berisi deretan angka. Padahal, angka-angka tersebut tidak menceritakan proses perjuangan belajar seorang anak. Oleh karena itu, kita butuh pendekatan evaluasi yang jauh lebih bermakna.
Faktanya, SD Islam Cileunyi Al-Amanah hadir mematahkan stereotip kaku tersebut. Kami tidak lagi menggunakan metode pembagian rapor yang bersifat satu arah. Sebaliknya, sekolah kami menerapkan sistem Student Led Conference (SLC) yang sangat inovatif. Akibatnya, hari bagi rapor berubah menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh anak!
Keunggulan Sistem Student Led Conference (SLC)
Apa itu sistem SLC dalam proses pembagian rapor ini? Singkatnya, anak-anaklah yang memimpin langsung jalannya presentasi hasil belajar mereka. Selanjutnya, siswa akan menjelaskan tiga poin utama langsung kepada orang tuanya:
- What I’ve Achieved: Anak menjabarkan dengan bangga prestasi dan target yang telah diraih.
- What I struggle with: Mereka dituntut jujur mengungkapkan hambatan belajarnya tanpa rasa takut.
- My future goals: Mereka menceritakan dengan antusias target dan harapan mereka selanjutnya.
Akibatnya, pembagian rapor langsung berubah menjadi momen diskusi yang sangat hangat. Selain itu, rasa percaya diri dan tanggung jawab anak dipastikan meningkat tajam. Mereka merasa sangat dihargai karena suaranya didengar langsung oleh Ayah Bunda.
Evaluasi Tanpa Penghakiman untuk Karakter Positif
Kesimpulannya, nilai plus sistem ini sangat luar biasa bagi mental anak. Komunikasi antara guru, siswa, dan wali murid menjadi jauh lebih transparan. Dengan demikian, evaluasi belajar bukan lagi menjadi ajang untuk menghakimi kelemahan siswa.
Ayah Bunda yang ingin mengenal SD Islam Al-Amanah lebih dekat dapat membaca alur pendaftaran di halaman SPMB, berkunjung ke Jl. Raya Cinunuk No. 186, Cileunyi, atau bertanya kepada panitia melalui WhatsApp.
